AM3THYST

Jangan Takut Gagal, Masih Ada Hari Esok

  • TERIMA KASIH

    Apa kabar? semoga baik2 saja. Senang sekali, anda bisa berkunjung ke blog saya ini. Kritik dan sarannya sangat saya harapkan. Karena akan sangat berguna buat saya untuk membuat blog ini menjadi berarti dan bermakna. Untuk itu, sebelumnya saya ucapkan terima kasih.
  • HASIL PENGEBORAN

  • EKSPLORASI

  • PENGEBORAN DATA

  • DISCLAMER

    Opini yang ditulis dalam blog ini adalah semata-mata opini pribadi saya dan tidak mewakili sikap atau pendapat organisasi atau institusi atau perusahaan yang berkaitan dengan saya langsung maupun tidak langsung. Saya tidak bertanggung jawab atas komentar, trackback dan pingback yang ditulis oleh pihak lain selain saya. Seluruh komentar, trackback dan pingback adalah tanggung jawab masing-masing pemiliknya. Saya akan memberikan informasi yang ada tentang penulis komentar, trackback dan pingback jika diminta secara hukum. Tulisan saya bisa memuat kutipan dari sumber lain. Saya tidak bertanggung jawab atas isi dari kutipan maupun tulisan yang saya kutip secara keseluruhan. Kutipan adalah milik dari pemiliknya masing-masing, dan digunakan dalam blog ini demi kemudahan pembacanya.

Arsip untuk Mei, 2008

Bekerja Dengan Ikhlas

Ditulis oleh pr4s di/pada Mei 29, 2008

Apakah diantara kita semua telah mendapatkan pekerjaan yang diinginkan? Apakah kita menikmati pekerjaan kita masing-masing? Apakah upah yang kita terima dari hasil bekerja selama ini memuaskan dahaga? Apakah kesenjangan upah yang kita terima selama ini membuat kita saling iri? Bak kata pepatah, rumput tetangga selalu lebih hijau. Lalu, pantaskah kita meminta dari tetangga?

Baru kali ini selama saya bekerja di dunia rig peristiwa ini begitu frontal terjadi didepan mata saya, bahkan saya mengalaminya sendiri. Selama ini saya tidak pernah mendapati apa yang namanya kolusi di tempat kerja. Kolusi dari rekan kerja yang nota bene beda perusahaan. Saya dipaksa berkolusi, eh sepertinya lebih tepat disebut dikompas di tempat kerja. Memang, bekerja di rig terdiri dari berbagai macam perusahaan dengan spesialisasinya masing-masing. Walaupun berbeda perusahaan, semua bekerja sebagai team work yang tak lepas dari Jobdes-nya masing-masing. Dari situ para pekerja mendapatkan upah sesuai dengan pekerjaannya dari perusahaan masing-masing. Dan proses pengeboran akan berjalan dengan lancar sampai mendapatkan hasil yang diinginkan.

Tetapi kenyataannya tidak selalu mulus seperti itu. Diantara pekerja itu ingin mengambil keuntungan dari rekan kerjanya yang ber-upah “lebih”. Saya tidak mengerti mengapa hal seperti ini harus terjadi. Apakah karena kebutuhan hidup yang semakin mahal saat ini? Ataukah karena kesenjangan upah yang begitu lebar? Ataukah budaya perusahaan negara yang sudah mendarah daging sejak zaman doeloe? Entahlah…..

Dengan sangat terang-terangan mereka “meminta” untuk kelancaran pekerjaan kami. Awalnya saya tak ingin terbawa permainan itu, karena memang hati nurani saya tak setuju. Tapi karena didesak oleh waktu dan saya pun tak bisa bekerja tanpa jasa mereka dengan terpaksa peristiwa pengkompasan idealisme saya terjadi. Hati saya menangis setelahnya. Apakah hanya seperti itu mental bangsa Indonesia? Saya berharap hal semacam ini takkan terjadi lagi.

Saya bersyukur ternyata “ini” merupakan kontrak terakhir jasa saya dibutuhkan di proyek itu…

Dari peristiwa itu, satu pertanyaan besar muncul dikepala saya. Saya harap pembaca sekalian bisa bertanya pada hati nurani masing-masing dan menjawab pertanyaan sederhana ini ; Apakah sulit bekerja dengan ikhlas ?

Ditulis dalam Gado-Gado | 13 Komentar »