AM3THYST

Jangan Takut Gagal, Masih Ada Hari Esok

  • TERIMA KASIH

    Apa kabar? semoga baik2 saja. Senang sekali, anda bisa berkunjung ke blog saya ini. Kritik dan sarannya sangat saya harapkan. Karena akan sangat berguna buat saya untuk membuat blog ini menjadi berarti dan bermakna. Untuk itu, sebelumnya saya ucapkan terima kasih.
  • HASIL PENGEBORAN

  • EKSPLORASI

  • PENGEBORAN DATA

  • DISCLAMER

    Opini yang ditulis dalam blog ini adalah semata-mata opini pribadi saya dan tidak mewakili sikap atau pendapat organisasi atau institusi atau perusahaan yang berkaitan dengan saya langsung maupun tidak langsung. Saya tidak bertanggung jawab atas komentar, trackback dan pingback yang ditulis oleh pihak lain selain saya. Seluruh komentar, trackback dan pingback adalah tanggung jawab masing-masing pemiliknya. Saya akan memberikan informasi yang ada tentang penulis komentar, trackback dan pingback jika diminta secara hukum. Tulisan saya bisa memuat kutipan dari sumber lain. Saya tidak bertanggung jawab atas isi dari kutipan maupun tulisan yang saya kutip secara keseluruhan. Kutipan adalah milik dari pemiliknya masing-masing, dan digunakan dalam blog ini demi kemudahan pembacanya.

Batuan dan Mineral

Ditulis oleh pr4s di/pada Oktober 6, 2007

Baiklah, untuk melengkapi post sy tentang SIAL-SIMA dan Struktur Bumi, saya akan membahas sedikit apa itu batuan dan mineral. Batuan adalah sekumpulan mineral-mineral yang menjadi satu. Bisa terdiri dari satu atau lebih mineral. Lapisan lithosphere di bumi terdiri dari batuan. Sedangkan mineral adalah substansi yang terbentuk karena kristalisasi dari proses geologi, yang memiliki komposisi fisik dan kimia.

Batuan diklasifikasikan berdasarkan mineral dan komposisi kimia, dengan tekstur partikelnya dan dengan proses terbentuknya. Maka batuan diklasifikasikan menjadi Igneous, Sedimentary dan Metamorphic. Ketiga jenis batuan ini pada proses pembentukannya saling melengkapi dan berupa siklus. Lihat gambar siklus pembentukan batuan.

1. Igneous Rock (Batuan Beku), terbentuk oleh pembekuan magma dan dibagi menjadi batuan plutonic dan batuan volcanic. Plutonik atau intrusive terbentuk ketika magma mendingin dan terkristalisasi perlahan didalam crust (contohnya granite). Sedangkan volcanic atau extrusive membeku dan terbentuk pada saat magma keluar kepermukaan sebagai lava atau fragment bekuan (contohnya batu apung dan basalt).Rock Cycle

2. Sedimentary Rock (Batuan Sedimen), terbentuk karena endapan dari hasil erosi material-material batuan, organic, kimia dan terkompaksi serta tersementasi. Batuan ini terbentuk di permukaan bumi yang terdiri dari; 65% Mudrock (mudstone, shale dan siltstone); 20%-25% Sandstone dan 10%-15% Carbonate Rock (limestone dan dolostone).

3. Metamorphic Rock (Batuan Metamorf), terbentuk hasil ubahan/alterasi dari mineral dan batuan lain karena pengaruh tekanan dan temperatur. Tekanan dan temperatur yang mempengaruhi pembentukan batuan ini sangat tinggi dari pada pembentukan batuan beku dan sedimen sehingga mengubah mineral asal menjadi mineral lain.

Sedangkan Mineral diklasifikasikan berdasarkan sifat fisik dan komposisi kimia. Sifat fisik mineral antara lain berdasarkan:

1. Struktur kristal, diamati melalui mikroskop.

2. Kekerasan (Hardness), diukur berdasarkan Mohs scale (1-10) ;

  1. Talc Mg3Si4O10(OH)2
  2. Gypsum CaSO4·2H2O
  3. Calcite CaCO3
  4. Fluorite CaF2
  5. Apatite Ca5(PO4)3(OH,Cl,F)
  6. Orthoclase KAlSi3O8
  7. Quartz SiO2
  8. Topaz Al2SiO4(OH,F)2
  9. Corundum Al2O3
  10. Diamond C (pure carbon)

3. Kilap (Luster), diukur dari interaksi terhadap cahaya.

4. Warna (Colour), tampak oleh mata.

5. Streak

6. Cleavage

7. Fracture

8. Specific gravity

9. Lain-lain (Fluorescence, Magnetism, Radioaktivity, dll).

 

 

 

Mineral diklasifikasikan berdasarkan komposisi kima dengan grup anion. Berikut klasifikasinya menurut Dana :

1. Silicate Class, merupakan grup terbesar. silicates (sebagian besar batuan adalah >95% silicates), yang terdiri dari silicon dan oxygen, dan dengan ion tambahan seperti aluminium, magnesium, iron, dan calcium. Contoh lain seperti feldspars, quartz, olivines, pyroxenes, amphiboles, garnets, dan micas.

2. Carbonate Class, merupakan mineral yang terdiri dari anion (CO3)2- dan termasuk calcite dan aragonite (keduanya merupakan calcium carbonate), dolomite (magnesium/calcium carbonate) dan siderite (iron carbonate). Carbonate terbentuk pada lingkungan laut oleh endapan bangkai plankton. Carbonate juga terbentuk pada daerah evaporitic dan pada daerah karst yang membentuk gua/caves, stalactites dan stalagmites.Carbonate class juga termasuk mineral-mineral nitrate dan borate.

3. Sulfate Class, Sulfates terdiri dari anion sulfate, SO42-. Biasanya terbentuk di daerah evaporitic yang tinggi kadar airnya perlahan-lahan menguap sehingga formasi sulfate dan halides berinteraksi. Contoh sulfate; anhydrite (calcium sulfate), celestine (strontium sulfate), barite (barium sulfate), dan gypsum (hydrated calcium sulfate). Juga termasuk chromate, molybdate, selenate, sulfite, tellurate, dan mineral tungstate.

4. Halide Class, halides adalah grup mineral yang membentuk garam alami (salts) dan termasuk fluorite (calcium fluoride), halite (sodium chloride), sylvite (potassium chloride), dan sal ammoniac (ammonium chloride). Halides, seperti halnya sulfates, ditemukan juga di daerah evaporitic settings seperti playa lakes dan landlocked seas seperti Dead Sea dan Great Salt Lake. The halide class termasuk juga fluoride, chloride, dan mineral-mineral iodide.

5. Oxide Class, Oxides sangatlah penting dalam dunia pertambangan karena bijih (ores) terbentuk dari mineral-mineral dari kelas oxide. Kelas mineral ini juga mempengaruhi perubahan Kutub Magnetic Bumi. Biasanya terbentuk dekat dengan permukaan bumi, teroksidasi dari hasil pelapukan mineral lain dan sebagai mineral asesori pada batuan beku crust dan mantle. Contoh mineral Oxides; hematite (iron oxide), magnetite (iron oxide), chromite (iron chromium oxide), spinel (magnesium aluminium oxide – mineral pembentuk mantle), ilmenite (iron titanium oxide), rutile (titanium dioxide), dan ice (hydrogen oxide). Juga termasuk mineral-mineral hydroxide.

6. Sulfide Class, hampir serupa dengan Kelas Oxide, pembentuk bijih (ores). Contohnya termasuk pyrite (terkenal dengan sebutan emas palsu ‘fools’ gold), chalcopyrite (copper iron sulfide), pentlandite (nickel iron sulfide), dan galena (lead sulfide). Termasuk juga selenides, tellurides, arsenides, antimonides, bismuthinides, dan sulfosalts.

7. Phosphate Class, termasuk mineral dengan tetrahedral unit AO4­­, A dapat berupa phosphorus, antimony, arsenic atau vanadium. Phospate yang umum adalah apatite yang merupakan mineral biologis yang ditemukan dalam gigi dan tulang hewan. Termasuk juga mineral arsenate, vanadate, dan mineral-mineral antimonate.

8. Element Class, terdiri dari metal dan element intermetalic (emas, perak dan tembaga), semi-metal dan non-metal (antimony, bismuth, graphite, sulfur). Grup ini juga termasuk natural alloys, seperti electrum, phosphides, silicides, nitrides dan carbides.

9. Organic Class, terdiri dari substansi biogenic; oxalates, mellitates, citrates, cyanates, acetates, formates, hydrocarbons and other miscellaneous species. Contoh lain juga; whewellite, moolooite, mellite, fichtelite, carpathite, evenkite and abelsonite

Wuuiihhhh….. Cape…. Kira-kira demikian dulu ya.

* sigh *

Next on Beautiful Mineral (Gems)……………….

Sumber diambil dari sini

28 Tanggapan ke “Batuan dan Mineral”

  1. Yari NK berkata

    Huahahaha…. cape deh…. :D

    Saya sih tahunya cuma dolomite aja, soalnya dulu tahun 1990 saya pernah ke Lienzer Dolomiten di Austria, pemandangannya bagus sih, tetapi batuannya/gunungnya, nggak terlalu merhatiin! :mrgreen: Kita waktu itu nggak bisa masuk ke daerah dolomite di Italia yang disebut Dolomiti karena nggak punya visa Italia waktu itu yang katanya lebih indah, untuk menikmati keindahan gunung2 yang terbuat dari dolomite itu katanya harus dari jauh! (Ya iyalah! Kalau ada di gunungnya gimana caranya ngelihatnya!! :mrgreen: ) Tetapi menurut saya, tetap aja yang bikin indah pemandangannya, bukan gunungnya! :D

    Anyway, thanks atas susah payahnya menjabarkan semua ilmu sampeyan di atas! Jangan segan2/bosan2 berbagi ilmu sama orang ya!(meskipun terkadang malah bikin bingung! :mrgreen: )

    @ Dimana ada dolomite biasanya juga ada carbonate. Daerah carbonate biasanya tak lepas dari karst. Di indonesia juga ada loh yang bagus. Klo ga salah disekitar pantai selatan jawa banyak karst. Karst ini dicirikan oleh perbukitan kecil-kecil namun banyak dan biasanya banyak gua dan sungai bawah tanah dibagian bawah bukit. Oh ya, satu lagi t4 karst itu di sekitar bandara makasar (klo ga salah ya). Waktu itu sy lihat dari atas bagus sekali.

    Iya nih, gara-gara kang yari sy jd tertantang buat nerangin lebih jauh, supaya ngerti. BTW, gpp kok itung2 nambah postingan hehehehe

  2. wahid berkata

    salam lestari!
    saya punya sedikit pertanyaan. menurut yang saya baca, leusit termasukdalam mineral orthoklas. pertanyaan saya adalah
    1. bagaimana secara nyata kita bisa melepakan unsur2 dalam batuan tersebut sehingga K dalam batuan tersebut bisa terlepas dan bila diaplikasikan bisa sebagai sumber hara K dalam tanah?
    2. mungkinkah suatu mineral tersebut bila dihancurkan secara fisik sampai ukuran 80 mesh kemudian digojok dengan suatu asam akan mepercepat terjadinya pelapukan kimia yang akhirnya unsur2 dalam mineral tersebut terlepas?
    3. dimana saya bisa mendapatkan data yang terperinci mengenai leusit yang terdapat di lokasi gunung muria?
    TRIMS

    @Saya surprised sekali mendapat pertanyaan spt ini. Sebelumnya sy ingin bertanya, background mas wahid dr pertanian (Ilmu tanah?) ya? Sy mmg banyak belajar ttg batuan, tp tdk mendetail belajar ttg tanah (tanah merupakan hasil lapukan batuan). Dan juga sy bukan ahli kimia. Walaupun ketiga disiplin ilmu (batuan, tanah dan ilmu kimia) ini memiliki hubungan, bukan berarti saya mengetahui semuanya. Tapi okelah, sy akan coba jawab.

    Menurut sumber yg saya percaya, Leucite dan Orthoclase merupakan mineral yang terdiri dari unsur Potassium (K). Leucite terdiri dari potassium dan aluminium tectosilicate K[AlSi2O6], memiliki struktur kristal cubic icositetrahedra atau isotropic atau pseudo-cubic atau tetragonal atau individual orthorhombic atau monoclinic tergantung tempat terbentuknya dan masih jd perdebatan para ahli. Jika berinteraksi dgn quartz akan membentuk potassium feldspar.

    Sedangkan orthoclase memiliki unsure yg sama dgn leucite tp memiliki komposisi kimia yg berbeda, yaitu KAlSi3O8 dan memiliki struktur kristal monoclinic. Dikenal sebagai Alkali feldspar.

    Menurut sumber yg sy baca, kedua mineral ini serupa tapi tak sama. Pembentukannya tergantung dr lingkungan tempat pertama kali terbentuk (Acid, intermediate, basic atau ultrabasic). Lingkungan asam dan basa akan berpengaruh pada jumlah kandungan potassium dan silica.

    Sy tidak akan berpanjang lebar menjelaskan kedua mineral ini (sampeyan bisa baca di wikipedia). Setahu sy kedua mineral ini jelas berbeda. Pada batuan plutonic leucite-bearing (leucite syenite dan missourite) terdiri dari orthoclase, nepheline, sodalite, diopside dan augirin. Jadi leucite bukan termasuk mineral orthoclase. Coba mas wahid cek lagi, mgkn sy salah.

    Untuk pertanyaan 1, mohon maaf, sy tidak dapat membantu mas wahid. Mungkin sampeyan bisa cari di google atau wikipedia.
    No.2 sy kurang tau pasti, tp seharusnya bisa. Sy pernah melakukan pemisahan unsur Carbon dari Limestone (CaCO3) dengan proses yang sangat panjang dan rumit di laboratorium. Caranya kurang lebih sama dengan yg mas wahid jabarkan.
    Untuk pertanyaan no. 3 mungkin bisa dicoba searching di perpustakaan instansi pemerintah seperti di DSDM, LIPI, PPGL atau PPPG.

    Semoga dapat membantu.

  3. riska berkata

    thx bwgt yaw……!!!!!!! :-)

  4. riska berkata

    to: Rendy
    I Love You Very Much….!!!!!
    MmMmMmMmUuUuUuUuAaAaAaAaCcCcCcCcHhHhHhHh……… :-* :-) :-@

  5. Hendsmaster berkata

    nice blog! salam kenal.
    saya dari Pekanbaru! Riau mau cari tutorial blog, eh tapi nyampe kesini…

    @ Terimakasih dan salam kenal juga. Blog anda juga bagus.

  6. reza berkata

    saya sangat tertarik dengan komentar anda yang saya ingin saya katakan bagaimana memisahkan batu pyrite menjadi tembaga

  7. darwis berkata

    Setiap bahan galian agar dilengkapi dengan Penggolongan sesuai pp 27 tahun 1980, thanks

  8. benny berkata

    ne saya anak metalurgi!
    tolong dong kirimin saya sifat-sifat mineral

  9. darwis berkata

    Tolong dong dikirimkan foto-foto setiap jenis batuan dan mineralnya dalam bentuk 3(tiga) dimensi sangat penting buat saya, thanks sebelum dan sesudahnya.

  10. febdi berkata

    mau nanya nih….tau g pengaruh komposisi kimia batuan reservoar ke sifta fisik batuan (p0rositas, wetabilitas ,k etc) sama tentang fasiesnya (untuk macam batu pasir,arkose etc,karbonat dan shale)???
    maksih .

  11. ceria berkata

    toLong donk minta artikel tentang batuan beKuuuu
    MakAsih banget banget banget ^^

  12. eka saputra berkata

    capek deh ngeliatnya aja, tapi makasih atas infonya semoga ini bermanfaat bagi kami. eka BDA UNSRI di palembang

  13. nama (wajib) berkata

    wuih…… panjang banget’z,..

  14. dawin berkata

    BRO Mo tanya Sekedar Batu GRAPHITE
    1.Ciri2 Batu Graphite
    2.TAMbang2 Graphite
    3.Kegunaan Batu GraPhite

    Thank Mas
    tandracong@yahoo.com

  15. eris berkata

    maw tanya soal batuan & nmineral. thanx sebelumnya dah bisa ikutan gabumg. melanjutkan bahasan yari apa ada batuan yang komposisi penyusun yang terbesar adalah tembaga (Cu). trus kalau ada, bagaimana memisahkan tembaga dari batuan yang pastinya tidak hanya mengandung satu unsur penyusun saja?mohon dijawab ya???

  16. andrea kireinahito berkata

    Nice Blog,tapi ku mo tanya niy barangkali da yang tahu Bowen’s Reactio Series.kaitanyya dengan penghabluran mineral batuan. Tolong yah…thx.

  17. santoe berkata

    Wah batu, gw ad collect tuh, gw klw praktek pasti d srh nyari batuan truz d diskripsikan deh,,,,,,,, tp gw cuma tau dkt so’al batuan dan mineral. gw pernah liat sih kaya’ kuarsa, korundum, sulfur,dan banyak lagi, cuma kmaren ada liat pendulangan dan penggosokan intan di martapura, wah keren, gw salut sama yg gosok tu intan,bayangin batu sebesar pasir bisa di bentuk jadi perhiasan dengan segi2 yg banyak, subhanallah

  18. lilis berkata

    yah mas Q malah bingung nih……..!!!!!!

  19. ism berkata

    halah mas ngrtiku gur watu kali karo keprus

  20. Muh Sanijo berkata

    Wah, artikelnya bagus deh! Bisa untuk nambah pengetahuan. Cuma disini saya masih ada ganjalan dan mau nanya sedikit, apa sih yang dinamakan “accessory mineral” itu ? Tolong jawabannya dikirim ke e.mail saya tersebut. Matur Nuwun.

  21. slams berkata

    terimakasih atas informsinya, hingga saya dapat menambah pengetahuan saya, siding kuliah….. perlu penambahan lagi….

  22. wulan berkata

    mas aku mau tanya,contoh2 kristalisasi larutan tu apa aja? n pengertiannya apa? mohon dijawab

  23. yaenzz berkata

    ada sederet p’nyaan ne,,,,

    Substansi kristalin tu mksd na paan ya,,?
    glass ITU pa ya…?
    Striasi beroasosiasi pada mineral krg ngerti nee,,?
    tipe struktur silicate
    kuarsa bs tolong di jlssskan gak

    makasi

  24. Setia berkata

    Akhirnya…
    minta penjelasan mengenai zeolite dan galena/ plumbum (Pb) donk…

  25. Ririz berkata

    We e e e.. Baguz banget nich artikeLnya..
    Ouiya.. Bisa bantuiN cari gambar2 batuaN mineraL ga?! Thanx ya..

  26. Ririz berkata

    We e e e.. Baguz banget nich artikeLnya..
    Ouiya.. Bisa dijeLaskan tentang deret bowen ga?! Thanx ya..

  27. geni berkata

    tulisan ini koq sama persis ya, sesuai dengan alamat web “http://ezraroellstoa.wordpress.com/komposisi-mineral/”

  28. otnia berkata

    salam..
    aq maw nanya nh mengenai mineral leucite…
    klw memang kehadiran leucite dalam batuan beku sebagai mineral sekunder dan mengisi pori pada saat kondisi magma kekurangan silika..kira-kira suhu pembentukannya sama nd dengan mineral ortoklase? mohon jawabannya

    thanks ^_^

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>