AM3THYST

Jangan Takut Gagal, Masih Ada Hari Esok

  • TERIMA KASIH

    Apa kabar? semoga baik2 saja. Senang sekali, anda bisa berkunjung ke blog saya ini. Kritik dan sarannya sangat saya harapkan. Karena akan sangat berguna buat saya untuk membuat blog ini menjadi berarti dan bermakna. Untuk itu, sebelumnya saya ucapkan terima kasih.
  • HASIL PENGEBORAN

  • EKSPLORASI

  • PENGEBORAN DATA

  • DISCLAMER

    Opini yang ditulis dalam blog ini adalah semata-mata opini pribadi saya dan tidak mewakili sikap atau pendapat organisasi atau institusi atau perusahaan yang berkaitan dengan saya langsung maupun tidak langsung. Saya tidak bertanggung jawab atas komentar, trackback dan pingback yang ditulis oleh pihak lain selain saya. Seluruh komentar, trackback dan pingback adalah tanggung jawab masing-masing pemiliknya. Saya akan memberikan informasi yang ada tentang penulis komentar, trackback dan pingback jika diminta secara hukum. Tulisan saya bisa memuat kutipan dari sumber lain. Saya tidak bertanggung jawab atas isi dari kutipan maupun tulisan yang saya kutip secara keseluruhan. Kutipan adalah milik dari pemiliknya masing-masing, dan digunakan dalam blog ini demi kemudahan pembacanya.

2029 : Apakah Manusia Masih Exist

Ditulis oleh pr4s di/pada Oktober 2, 2007

Pernah nonton film Armageddon tidak? Atau filmImpact Event Deep Impact?Kedua film tersebut menceritakan tentang kelangsungan umat manusia di bumi ini pada saat bumi diancam oleh suatu musibah besar. Pada bagian prolog film Armageddon yang diperankan oleh Bruce Willis, digambarkan sebuah animasi meteor besar yang menghantam bumi yang menyebabkan musnahnya makhluk hidup pada masa itu (Dinosaurus). Kemudian cerita berlanjut pada kehidupan manusia pada saat sekarang yang sedang diancam oleh tabrakan meteor dan bumi seperti yang pernah terjadi pada masa Dinosaurus punah. Sama seperti film Armageddon, film Deep Impact yang diperankan oleh Elijah Wood, juga mempunyai cerita yang hampir serupa dengan Armageddon. Bedanya, pada Armageddon manusia berhasil mencegah meteor menabrak bumi, sedangkan pada Deep Impact tidak demikian. Jika ingin tau lebih detail, silahkan nonton filmnya. *(Armageddon lebih bagus berkarier di Box Office)* Menurut penelitian, kejadian seperti itu memang pernah terjadi dan akan terjadi di masa datang. Para Ahli Geologi berpendapat bahwa kejadian saat ini merupakan kunci dari kejadian masa lampau dan juga masa depan. Jadi kejadian-kejadian itu merupakan suatu siklus yang akan terus berulang. Mereka telah melakukan penelitian di beberapa tempat sisa-sisa dari jejak-jejak makhluk hidup dan meteor yang pernah singgah ke bumi beribu-ribu tahun silam. Ternyata, bumi telah ditubruk berkali-kali oleh meteor sejak 2.02 x 109 tahun yang lalu (menurut catatan yang pernah ada). Sampai saat ini, bumi masih sering ditubruk oleh meteor, cuma skalanya kecil sehingga tak berbekas. Tubrukan kecil seperti ini tidak akan berbekas karena meteor akan hangus terbakar di dalam atmosphere sebelum sempat menjejakkan tubuhnya ke permukaan bumi. Tuhan telah menciptakan tameng bagi bumi dari ancaman benda-benda luar angkasa. Atmosphere juga berfungsi sebagai penyaring panasnya sinar matahari. Memang ciptaan Tuhan tiada duanya.

Tetapi atmosphere punya batas. Jika meteor yang menabrak bumi cukup besar, maka atmosphere tak sanggup membakarnya dan tak pelak akan menabrak bumi. Jejaknya bisa berupa kawah besar di darat. Belum pernah ditemukan bekas tabrakan meteor yang jatuh di laut. Beberapa dari tubrukan besar itu menyebabkan perubahan dasyat pada iklim bumi dan punahnya makhluk hidup. Berdasarkan kawah pada bulan, para astrologist berpendapat bahwa bumi pernah ditubruk oleh 60 objek berdiameter lima kilometer atau lebih. Tubrukan terkecil bisa menghasilkan 10 juta megaton TNT dan meninggalkan kawah berdiameter 95 km lebih. Sebagai perbandingan, bom nuklir (Tsar Bomba) yang pernah diledakkan berkekuatan 50 megaton.

Untuk memudahkan studi, para ahli telah membuat suatu diagram mesin waktu seperti ini.

Geological Time of Earth

(mya = million years ago)

Phanerozoic Eon
(543 mya to present)

Cenozoic Era
(65 mya to today)

Quaternary (1.8 mya to today)
Holocene (10,000 years to today)
Pleistocene (1.8 mya to 10,000 yrs)
Tertiary (65 to 1.8 mya)
Pliocene (5.3 to 1.8 mya)
Miocene (23.8 to 5.3 mya)
Oligocene (33.7 to 23.8 mya)
Eocene (54.8 to 33.7 mya)
Paleocene (65 to 54.8 mya)

Mesozoic Era
(248 to 65 mya)

Cretaceous (144 to 65 mya)
Jurassic (206 to 144 mya)
Triassic (248 to 206 mya)

Paleozoic Era
(543 to 248 mya)

Permian (290 to 248 mya)
Carboniferous (354 to 290 mya)
Pennsylvanian (323 to 290 mya)
Mississippian (354 to 323 mya)

Devonian (417 to 354 mya)
Silurian (443 to 417 mya)
Ordovician (490 to 443 mya)
Cambrian (543 to 490 mya)
Tommotian (530 to 527 mya)

Precambrian Time
(4,500 to 543 mya)

Proterozoic Era
(2500 to 543 mya)

Neoproterozoic (900 to 543 mya)
Vendian (650 to 543 mya)
Mesoproterozoic (1600 to 900 mya)
Paleoproterozoic (2500 to 1600 mya)

Archaean
(3800 to 2500 mya)

Hadean
(4500 to 3800 mya)

 

Selama 600 juta tahun yang lalu, bumi pernah lima kali ditubruk oleh meteor besar yang menyebabkan pemusnahan masal setengah dari species makhluk hidup. Pemusnahan masal terbesar terjadi pada periode Permian-triassic (P-T) yang mengakhiri periode Permian sekitar 250 juta tahun yang lalu dan Cretaceous-Tertiary (K-T). Sedangkan sisanya, belum ada bukti kongkrit terjadinya pemusnahan masal ini.

Teori tubrukan meteor ke bumi pada periode P-T belum terbukti seutuhnya. Masih ada perdebatan diantara para ahli. Mereka mengatakan bahwa kemungkinan kawah yang terbentuk akibat tubrukan ini telah hilang karena diperkirakan terjadi di laut. Pada masa itu bumi terdiri dari 70% lautan yang disebut Panthalassa dan sisanya superkontinen yang disebut Pangea. Tetapi bumi tidak mengalami ocean-floor crust pada 200 juta tahun yl karena proses conveyor belt dari sea-floor spreading dan subduction telah hancur pada saat itu. Meskipun masih menjadi tanda Tanya, penyebab lain pemmusnahan masal pada periode ini karena; factor vulkanic, supercontinen pangea, methane hydrate gasification, anoxic ocean, atmospheric hydrogen sulfide buildup, supernova dan kombinasinya. Selengkapnya bisa baca disini.

Bukti adanya tubrukan pada periode K-T adalah kawah Chicxulub yang terletak di Yucatan, Mexico. Kawah meteor ini berukuran diameter 170 km. Semua species Dinosaurus punah karena tubrukan ini. Simulasi tubrukan ini bisa diliat pada bagian prolog film Armageddon. Setelah tubrukan terjadi, debu berterbangan menyelimuti seluruh permukaan bumi sehingga menghalangi sinar matahari. Hal ini menyebabkan terhambatnya proses fotosintesis bagi tumbuhan dan phytoplankton, sehingga species ini tak bisa bertahan hidup dan merusak rantai makanan. Akibat debu ini juga menyebabkan tingginya radiasi dari sinar matahari yang menyebakan kebakaran hebat (global firestorm). CO2 akan meningkat yang akan mengakibatkan efek rumah kaca. Debu ini akan tetap diam di atmosphere dalam jangka waktu lama yang menyebabkan musim dingin (ice age) yang panjang. Masih banyak lagi efek dari tubrukan meteor ini seperti; kadar iridium yang tinggi di udara, acid rain dan tsunami hebat. Selengkapnya baca disini.

Masih banyak bukti-bukti tubrukan antara bumi dan meteor ini berupa kawah-kawah. Selengkapnya bisa baca disini. Nah, sekarang bagian serunya, apakah manusia sanggup bertahan pada tubrukan besar yang kemungkinan akan terjadi? Berikut perkiraan asteroid yang akan bertandang ke bumi.

  1. Pada tahun 2004, ditemukan asteroid yang diberi nama 99942 Apophis atau 2004 MN4 yang berdiameter sekitar 320 m. Kemungkinan tubrukan dengan bumi sekitar 1:17 pada 13 April 2029. Diprediksi oleh Steve Chesely dari Laboratorium NASA Jet Propulsion. Penelitian selanjutnya menyebutkan bahwa meteor ini hanya akan melewati bumi sejauh 25,600 km pada tahun 2029. Tetapi tetap ada kemungkinan terjadi 1:45,000. Ternyata manusia masih bisa bernafas lega ya.
  2. Asteroid 2004 VD17, berdiameter 580 m diperkirakan menubruk bumi pada tanggal 4 mei 2102, dengan kemungkinan 1:63,000. Masih kecil kemungkiannnya.
  3. Asteroid (29075) 1950 DA, diprediksi menghantam bumi pada 16 Maret 2880. Kemungkinanya 1:300 atau nol, tergantung dari kemungkinan arah perputaran sumbu asteroid. Asteroid ini berdiameter 1,1 km. Sepertinya saat itu merupakan akhir dari beradaban manusia.

 

Sekarang, apa yang manusia lakukan untuk menghadapi itu ? Para ahli mungkin saja telah melakukan berbagai penelitian untuk mencegah hal tubrukan tersebut terjadi..Tak perlu khawatir, karena masih jauh dan panjang waktu yang dibutuhkan untuk menyongsong bencana itu. Logikanya, pada tahun 2880 kemajuan teknologi manusia mungkin sudah sangat maju. Jika manusia tak mampu menghadapinya, mungkin memang saat itulah kiamat besar terjadi. Maka banyak-banyaklah berdoa kepada Tuhan.

 

*Artikel selengkapnya bisa dibaca disini.*


 

15 Tanggapan ke “2029 : Apakah Manusia Masih Exist”

  1. Yari NK berkata

    Tapi katanya meteor yang besar, yang akan menghantam bumi, arahnya bisa di-divert (bukan dihancurkan) lewat ledakan nuklir. Energi dari ledakan nuklir akan mendorong si meteor sehingga arahnya melenceng menjauh dari bumi. Katanya cara itu jauh lebih aman dibandingkan jikalau meteornya dihancurkan. Sayangnya untuk sekarang negara2 yang bisa meluncurkan rudal nuklir ke ruang angkasa baru AS, Rusia dan Perancis (Uni Eropa) sedangkan China masih dianggap masih tertinggal teknologi roketnya untuk urusan yang seperti ini. Mudah2an tahun 2029 nanti sudah banyak negara2 yang bisa mengirimkan rudal nuklirnya ke angkasa untuk ‘menghadang’ sang meteor. :D

    *Indonesia kapan ya? Pertanyaan klise! :mrgreen:

    @ Ya memang teori itu bisa dijadikan harapan manusia seperti pada film Armageddon dan Deep Impact. Tapi, apakah kenyataannya akan semudah teoritikal-nya ? Kita tunggu saja orang-orang pintar dari species berbasis karbon ini berkarya. Keep trying. :mrgreen:

  2. Hanna berkata

    Kalau tiba saatnya kiamat, kita masih termasuk manusia yang beruntung.Paling tidak kita tau dan merasakan kiamat itu kaya apa, he he he.Tapi seram juga sih kalo baca2 tentang meteor yang di prediksikan akan menabrak bumi.

    @ Mbak mau Lihat Meteor jatuh? Liat yg kecil aja mbak, sambil wishing something gitu. Kali aja permintaan mbak terkabul. Tp jgn wishing liat meteor besar ya mbak hehehehehehe.

  3. caplang™ berkata

    selama leher belum ditebas sesama
    saya yakin bisa sampe taun 2029

    *keracunan Highlander*

    @ Abis nonton Highlander ya? Bagus ga filmnya? Kapan ya sy bisa nonton…….. *sigh*

  4. evelyn pratiwi yusuf berkata

    Aku rasa kita masih bisa menghentikan tabrakan itu!
    Perlu diingat yang namanya atmosfer kita udah bolong mas, dan itulah mengapa iklim kita sekarang jatuhnya udah nggak bener.
    Glogal Warming itu namanya dan kita mesti harus cegah.
    Well aku pernah liat discovery channel tentang terjadinya bumi.
    Dulu sekali bumi pernah ditabrak meteor yang segede bulan.
    Semuanya hancur luluh lantak man!
    * jadi takut*
    Tubrukan meteor dan asteroid itu yang menyebabkan adanya iklim dibumi yang disebabkan karena bumi mengalami kemiringan bukan berdiri tegak lagi.
    Trus sebenernya ada asteroid dan meteor yang nabrak bumi dan jatuh dilaut.
    Nggak ada bekas karena laut terbuat akibat bekas dari asteroid yang jatuh atau meteor yang jatuh.
    Kenapa?
    Sebenernya mereka jatuh kebumi bukan seperti di film2 yang terkesan mengeluarkan api.
    Tapi setelah jatuh kebumi mereka akan membeku, itu kalau mereka tidak habis terbakar di atmosfer. Nah jadinya turun kebumi bekuan itu tertubruk dengan tanah dan jadilah air laut dan laut itu sendiri.
    * berdasarkan aku liat fim documenter terjadinya bumi versi discovery channel lho*

    ya wes, aku percaya manusia masih ada dan terus melakukan yang terbaik bagi bumi :)
    * baru pertama kok udah ninggalin jejak seperti layaknya seorang guru ya? :) *

    @ Kok sy ga mudeng ya dgn penjelasan kamu, kurang ilmiah :mrgreen: . Mmg apa yg kamu jelaskan td ada benernya. Dulu kala setelah adanya Big Bang, bumi masih berupa protoplanet (embrio planet) ditabrak oleh protoplanet jg yg namanya Theia. Nah sebagian mantle bumi dan theia bersatu menjadi bulan, kemudian bagian core theia menyatu dengan core bumi. Untuk lebih jelasnya baca disini. Nah klo sejarah terjadinya laut kurang lebih memang seperti itu, tp sy masih coba cari referensinya.
    BTW, makasih udah mampir. Sy seneng kok ada yg mau berbagi ilmu. Kita sama-sama belajar ya. Salam Kenal.

  5. extremusmilitis berkata

    *mode mumet: on*
    ntar makan burger dulu biar otak-ku ke-upgrade
    soalnya biasa makan ubi :lol:

    @ Lebih enak ubi ketimbang burger mas. Eh mode mumet-nya blm off tuh. Tar mumet terus.

  6. funkshit berkata

    walah.. habis baca tulisan berat kaya gini, kepala jadi serasa ketabrak meteor. ..

    btw itu 13 April 2029 beenera ngga tuh, pinter banget seh prediksinya. .

    @ Ah itukan cuma prediksi. Lagi pula perbandingan 1:17 atau 1:45,000 cukup kecil kemungkinannya. BTW, itung umur aja, thn 2029 brp :mrgreen:

  7. extremusmilitis berkata

    wah…bakalan begitu yaks? itu emang itungan-nya udah bener pras?
    *ngitung umur ampe 2029*

    @ kalo masalah itungan, sy ga tau. Itu kerjaannya para astronomist :mrgreen: Sy dah coba baca ttg astronomi, tp ga mudeng. Ya kita percayakan sj pada sang ahli.

  8. evelyn pratiwi yusuf berkata

    Aku itu liatnya dari film dokumenternya yang diputer di Metro TV tentang hari ulang tahunnya bumi. Ngejelasin gimana bumi terbentuk dari pertama sampai sekarang. Beserta apa yang ada didalam bumi.
    Aku aja juga kadang bingung kok liatnya.

    @ Berarti kamu tau kapan ulang tahun bumi? Tanggal berapa? Tp klo sy pikir terbentuknya bumi kan tidak dalam sehari, jadi gimana tuh hari ulang tahunya?

  9. kang kayen berkata

    kayeknya hal kaya gitu masih sulit diprediksi….. klo toh benar juga waktu tepatnya gak ada yang tahu……..

    @ Allah maha tahu mas. Manusia cuma bisa berusaha dan berdoa.

  10. joki berkata

    yg namanya bulan itu dulunya juga sebuah asteroid yg menabrak bumi tapi bukan mendarat di bumi alias nyerempet,(gue nonton di national geographic)konon karena di tabrak bulan itulah yg membuat bumi berputar pada sumbunya lalu bulan terperangkap gravitasi bumi,pada masa itu jarak bulan kebumi 15 kali lebih dekat daripada sekarang,menurut pengamatan para ilmuan ditemukan fakta bahwa sebenarnya saat ini secara perlahan bulan terus menjauh dari bumi.
    jadi gue sich kagak heran kalo bumi sewaktu2 bisa dihantam asteroid lagi,dan yg terjadi kita pasti musnah dan satu2nya makhluk hidup yg bisa bertahan adalah tikus karena menurut penelitian ternyata tikus adalah makhluk yg bisa bertahan hidup bahkan pada kondisi yg sangat ekstrim. tapi disini gue nggak mau ngomongin soal kehidupan tikus.
    yg harus kita khawatirkan adalah para gadis2 cantik yg harus mati dalam keadaan masih perawan!
    tega kah kita membiarkan mereka mati dalam keadaan perawan?
    maka untuk para gadis2 yg cantik:sebelum kalian menemui ajal di tahun 2029 alangkah baiknya kalian merasakan surga dunia,alangkah indahnya jika kalian melepaskan keperawanan kalian untuku..hehe

  11. aif_Esta berkata

    Q Ngeri ja klw kaimat…….

    By the way,lu smua pd tw d mna Klw kiamat ntar krna meteor?????????????

  12. yans berkata

    Semoga para ilmuwan bisa memberikan solusi atas permasalahan ini.
    Kita hanya bisa berdoa.
    Apa pun yang terjadi semoga kita digolongkan ke dalam hamba-hamba Tuhan yang Dicintai-Nya.
    Sehingga kita siap dengan amalan ikhlas untuk menghadapi segala macam permasalahan.

  13. Pram berkata

    Sepertinya banyak cerita sejarah yang mengatakan kalau bumi pernah tertabrak meteor ukuran besar, tetapi saya tidak meyakininya karena tidak ada bukti lubang besar dibumi akibat tumbukan itu.
    Jadi mengapa harus percaya sama ilmuwan itu, sepertinya hanya bikin sensasi aja dan bikin panik umat manusia.
    Kehidupan sudah ada yang mengatur, manusia diturunkan ke bumi hanyalah untuk menyembah Allah SWT

  14. senar berkata

    tahun 2029 udah ada superman….
    jadi meteor bisa dihadang superman (kayak di film smallvile)
    superman dah lahir di amsterdam bulan april 2008.(lihat disini)
    Gbu

  15. zulkaRNAEN berkata

    MeteOr???
    Gak takut!!!!!

    berzikirlah!!!

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>